RECENT POSTS

Breaking

Saturday, December 21, 2019

NILAI KAMU JELEK!!! BODOH???

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi setiap manusia, pendidikan merupakan suatu pembelajaran tentang pengetahuan, keterampilan, karakteristik, dan kebiasaan seseorang maupun sekelompok orang.

Baru-baru ini tedengar berita bahwa Kemendikbud akan mengganti Ujian Nasional dengan Assesment, menurut saya langah yang diambil sudah cukup tepat karena pendidikan di Indonesia dari dulu terbilang diseragamkan dari sabang sampai marauke, padahal Indonesia ini sangat beragam. Ilmu yang ditungakan setiap daerah itu berbeda-beda, dan penyampaian guru pun setiap daerah berbeda-beda. Begitu juga dengan siswa yang menerima ilmu sangat beragam, ada siswa yang langsung menagkap apa yang dikatakan guru dan ada juga yang lama cara berpikirnya. Tetapi, bukan berarti siswa itu bodoh. Percayalah setiap manusia diberikan kemampuan yang berbeda-beda.

KEMENDIKBUD RI 2019-2024
Sumber: Google
Pengalaman saya saat duduk dibangku sekolah dulu, saya dari SD sampai SMP paling tinggi juara 4 itupun saat SD kelas 1. Saat SMP saya tidak pernah mendapatkan rangking sama sekali, tetapi saya selalu masuk di kelas unggulan. Saya pernah berfikir di kenapa dia bisa juara umum, tapi saya gak bisa?. Setelah lulus SMP saya lanjut sekolah SMK di Pekanbaru dan saya mencoba masuk di salah satu SMK Negeri di sana, awalnya saya sudah PD akan masuk,, dan ketika pengumuman saya tidak lulus karena selisih nilai nya saja. Inilah yang saya katakan penyampaian pendidikan setiap daerah berbeda-beda. Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan di kota lebih baik dari pada di desa.
Setiap Anak Mempunyai Kemampuan yang Berbeda-beda
Sumber: Google 
Akhirnya saya masuk SMK Luar Negeri (Swasta) di Pekanbaru, selama saya duduk dibangku SMK saya selalu juara kelas, dan teman-teman saya banyak juga yang masa bodo dengan pelajaran dan malah lebih suka praktikum. Menjadi yang tertinggi dikelas bukan berarti kalian pintar akan segala hal, tetapi ketahuilah mempunyai peringkat dikelas sangat membantu ketika kalian akan masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. Tetapi, jangan kucilkan siswa-siswi yang tidak memiliki peringkat atau yang nilainya lebih rendah. Saya sudah melihat sendiri, setelah kami lulus dari SMK, ada yang lanjut kuliah termasuk saya, dan rata-rata semua sudah bekerja. Ada beberapa teman saya yang dikelas bisa dikatakan nakal la, ya.. nakal-nakal siswa. Ia tak pernah juara tetapi kalau dikelas kayak mau jualan dipasar ribut teruss.. nah orang orang seperti ini biasanya di prediksi,, “Mau jadi apa kamu kedepannya kalau kayak gini kelakuannya”. Saya juga hampir berpikiran seperti itu dulu, tetapi semakin beranjak dewasa, saya mulai berfikir segi posisitfnya. Ternyata orang-orang seperti itu sangat tinggi sosialnya dan sangat mudah bergaul dengan orang lain.

Dan sekarang apa yang dapat saya lihat, mereka tumbuh menjadi orang yang pekerja keras, ada yang membuka usaha bengkel, ada yang bekerja di bengkel, pemasaran, dll. Karakter dan keterampilan sangat dibutuhkan untuk terjun ketahap selanjutnya.

Menurut saya, untuk siswa-siswi dan untuk para orang tua, jika siswa /anak anda mendapatkan peringkat dikelas itu bagus dan dipertahankan, tetapi jika anak anda tidak mendapatk nilai yang begitu bagus, jangan salahkan dan jangan di anggap bodoh. Tumbuhkanlah percaya diri mereka, lihat karakter dan minat mereka. Yang paling penting jangan pernah bandingkan diri anda/ anak anda dengan orang lain. Dia jago matematika belum tentu jago menggambar. Setiap insan berhak mempunyai masa depan dan tujuannya sendiri, tergantung niat dan usahanya.

No comments:

Post a Comment